Selasa, 08 Januari 2019

Proposal Perusahaan

KATA PENGANTAR 
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Berkah dan Rahmat-NYA penulis dapat menyelesaikan proposal bisnis informatika  ini  dapat  diselesaikan tepat pada waktunya. 
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari : 
1. Orang tua yang senantiasa memberikan doa dan dukungan. 
2. Rekan-rekan seperjuangan yang senantiasa memberikan semangat dan dukungan serta motivasi dalam penyelesaian proposal ini. 
3. Dan pihak-pihak lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. 
Adapun  maksud  dan  tujuan  penyusunan  proposal  usaha  ini  adalah  untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai bisnis informatika yang akan diteliti. 
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunanya, proposal ini masih banyak terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna, maka dari itu penulis mengharapkan adanya  respon  dari  pembaca  baik  berupa kritik  maupun  saran  yang  bersifat membangun untuk menyempurnakan dalam menyusun proposal selanjutnya. 






       Depok, Januari 2019

                    Penulis






DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................................... 1
Daftar Isi ................................................................................ 2
BAB I PENDAHULUAN 
1.1 Latar Belakang ........................................................ 3 
1.2 Tujuan……………….............................................. 3 
1.3 Batasan Masalah..................................................... 4 
1.4 Saran Usaha………................................................ 4 
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Perusahaan ................................................ 5
2.1.2 Dokumen Perusahaan ......................................... 6
2.1.2 Pekerjaan Perusahaan ......................................... 6
2.1.3 Gaji Perusahaan .................................................. 6
2.2 Kelebihan dan Kekurangan................................... 7
2.1.1 Kelebihan........................................................... 7
2.2.2 Kekurangan........................................................ 8
BAB III RUANG LINGKUP
3.1 Ruang Lingkup…............................................. 9
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan ......................................................... 9
4.2 Saran ................................................................... 9
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi saat ini mengalami perkembangan kearah pencapaian kemudahan dan kenyamanan luar biasa, sehingga kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Pengembangan teknologi computasi berbasis internet saat ini lebih diarahkan pada proses aplikasi sistem yang mudah dan tidak memerlukan banyak waktu atau tenaga.Permasalahan diperoleh dalam pengolahan sistem jaringan. Apabila ada suatu perubahan program aplikasi internet pada server dalam jaringan lokal, datanya harus di-instal ulang atau disesuaikan kembali. termasuk pada pemakaian komputer biasa diperlukan sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi sangat menentukan program aplikasi. Kalau pemakai memilih sistem operasi MS Windows misalnya, maka aplikasinya pun harus berbasis Windows. Demikian juga kalau sistemnya berbasis DOS, Linux, Mac, dan sebagainya.
Sekarang konsep teknologi informasi Cloud Computingsedang hangat dibicarakan. Istilah Cloud Computing mulai banyak didengar dan perkembangannya sangat luar  biasa. Disebut-sebut teknologi Cloud Computing dapat menghilangkan permasalahan yang dijelaskan diatas. Perusahaan-perusahaan besar di bidang IT pun sekarang mencurahkan perhatiannya ke sana. Apa sebenarnya Cloud Computing itu ' Komputasi awan merupakan istilah bagi dunia IT yang sistemnya hanya disewa. Maksudnya, dalam menerapkan teknologi ini, pelanggan diharuskan untuk menyewa beberapa komponen kerja di TI, seperti server penyimpanan data hingga data center. Melihat dari tren ini, kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyakcloud service. Seluruh nama besar seperti IBM, Microsoft, Google, dan Apple, saat ini sedang terlibat dalam peperangan untuk menjadi  penguasa terbesar terhadap teknologi awan ini.

1.2 Tujuan
1. Memudahkan pengguna untuk mengakses data dimanapun dan kapanpun
2. Menjamin keamanan data penggunanya
3. Menghemat biaya untuk alokasi perangkat keras
4. Memberikan jaminan investasi jangka panjang
1.3 Batasan Masalah
1. Tidak bisa dijalankan tanpa koneksi internet
2. Kurang aman terhadap privasi data pengguna
3. Kecil kemungkinan untuk memulihkan data

1.4 Sasaran Usaha
1. User individual
2. Programmer dan application developer
3. Korporasi


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Perusahaan
PT Cyberindo Aditama (CBN) awalnya dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan komunikasi data dan solusi Teknologi Informasi, yang juga merupakan salah satu perusahaan pelopor ISP (Internet Service Provider). CBN bertransformasi menjadi grup perusahaan yang menyediakan berbagai jasa terintegrasi di bidang ICT (Information and Communication Technology).
Dani Sumarsono, Presiden Direktur PT Cyberindo Aditama (CBN) mengatakan, transformasi yang telah dijajaki sejak tahun 2009 ini, dilakukan CBN untuk memenuhi pertumbuhan permintaan akan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia, khususnya dari dunia usaha.“Tingginya populasi netter (pengguna internet) di seluruh dunia, termasuk di Indonesia yang saat ini mencapai 83,4 juta jiwa, dan diperkirakan akan terus bertumbuh menjadi 112 juta jiwa pada 2017 kami meyakini perusahaan yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan dapat memenangkan persaingan," katanya di Jakarta, Kamis (8/1/2015). Dikatakannya, CBN bertransformasi dari sebuah perusahaan ISP menjadi sebuah perusahaan ICT Group, yang menyediakan end to end total solution bagi dunia usaha dalam memenuhi berbagai kebutuhan tekonologi informasi dan komunikasi. "Kami membantu pelanggan membangun sistem informasi dan komunikasi berbasis internet, baik untuk kebutuhan operasional, utilisasi sumber daya, perluasan pasar," katanya.
Pelanggan bisa memperoleh layanan peningkatan kepuasan pelanggan, dan berbagai value added services lainnya, sehingga tidak saja dapat meningkatkan daya saing, tapi juga efisiensi biaya operasional.
Pada paruh awal transformasinya ini, CBN telah membangun lima unit usaha yang fokus menyediakan solusi teknologi dan infrastruktur di bidang Data Center, Cloud Computing, Contact Center & Business Process Outsourcing, Digital Content, dan pembangunan infrastruktur Fiber Optic. (Eko Sutriyanto).


2.1.1 Dokumen Perusahaan
Dokumen lainnya terdiri atas data yang memiliki nilai guna bagi perusahaan meskipun tidak terkait langsung dengan dokumen keuangan, misal :
• Perjanjian atau kontrak
• Surat kuasa
• Memo perintah pembayaran
• Berita acara serah terima barang
2.1.2 Pekerjaan Perusahaan
a. Teknologi Informatika : Pekerjaan di bidang teknologi Informatika mencakup programmer, System Analyst, Network Administrator, dan Konsultan ERP
b. Akuntansi dan Keuangan : Pekerjaan di bidang Akuntansi Dan Keuangan mencakup Auditor Internal, Akuntan Intern, Konsultan Pajak, Financial Analyst, Dan Perencana Keuangan
c. Teknik : Pekerjaan di bidang Teknik mencakup Manajemen Sumber Daya Manusia, Quality Management, Health and Safety Environment Engineer, Purchasing, Marketing, Dan Sales Engineer
2.1.3 Gaji Perusahaan
Untuk di bagian tekonologi Informatika
 
Untuk di bagian Akuntansi dan Keuangan
Untuk Di Bagian Teknik
2.2 Kelebihan dan Kekurangan
2.2.1 Kelebihan
• Murah
Penggunaan cloud computing sangat hemat biaya untuk alokasi perangkat keras. Cloud computing juga tidak memerlukan maintenance dan mengurangi pemakaian listrik.
• Mudah Di Akses dimana saja
Karena data kita tersimpan di dalam server di internet maka mudah bagi pengguna untuk mengakses data dimanapun dan kapanpun asal terhubung dengan internet.
• Fleksibilitas
Ketika data yang kita punya terlalu besar maka ia otomatis menambah kapasitas hanya dalam hitungan menit dengan melakukan self-provisioning. Sehingga tidak perlu melakukan penambahan jumlah komputer.
• Ramah lingkungan
Cloud computing termasuk teknologi yang ramah lingkungan karena ia tidak memerlukan banyak perangkat keras dan tentunya semakin meminimalisir penggunaan listrik yang tentunya memberikan pengaruh sehingga tidak ramah pada lingkungan.
• Aspek sosial
Cloud computing sangat berpengaruh pada hubungan sosial dimana seseorang bisa berkomunikasi dengan orang lain dari berbagai belahan dunia.
• Aspek Politik
Penggunaan cloud computing memudahkan kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

• Aspek Ekonomi
Penggunaan cloud computing dapat mempermudah dalam proses transaksi bisnis.

2.2.2 Kekurangan
• Tidak bisa dijalankan tanpa koneksi internet, itu artinya ketika akan mengakses data maka kita harus berada di daerah yang terjangkau jaringan internet. jika tidak ada jaringan internet maka tidak bisa mengakses data.
• Kurang aman terhadap privasi data pengguna, karena di hosting secara bersamaan sehingga sangat mudah diretas oleh hacker.
• Ketika data terhapus, maka kecil kemungkinan untuk memulihkan data.
• Kepatuhanya kepada provider masih diragukan.
• Kemampuan kebijakan keamanan pada provider masih diragukan dan tidak terjamin
• Jarangnya diadakan pelatihan dan audit IT sehingga masih banyak yang gagap akan teknologi ini.
• Data antar pelanggan sangat rapat sehingga memungkinkan terjadinya data yang tertukar.
BAB III
RUANG LINGKUP
3.1 Ruang Lingkup
• Media elektronik seperti komputer
• Internet
• Database
• Sumber daya manusia

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Cloud computing dapat dikatakan suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server diinternet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.

4.2 Saran
Diharapkan mampu dijadikan referensi dan sarana pembelajaran mengenai jaringan komputer serta mampu diaplikasikan dan dikembangkan di kehidupan sehari-hari tepatnya dunia komputerisasi.

Membuat Dokumen Perusahaan

Dokumen perusahaan adalah segala catatan dari eksistensi serta aktifitas perusahaan yang dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan guna mengambil sebuah keputusan. Adapun jenis dari dokumen perusahaan adalah sebagai berikut :

#1. Dokumen Keuangan
Dokumen keuangan merupakan bukti adanya hak dan kewajiban serta kegiatan usaha perusahaan, dokumen perusahaan itu berupa:
1.      Catatan
·         Neraca tahunan
·         Perhitungan laba dan rugi tahunan
·         Rekening
·         Jurnal transaksi harian
·         Setiap keterangan mengenai hak dan kewajiban serta hal-hal lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha perusahaan.
2.      Bukti Pembukuan
Segala bentuk instrumen perbankan (cek dan inkaso) yang berisi keterangan sebagai bukti. Hal ini dijadikan sebagai dasar pembukuan yang mempengaruhi perubahan kekayaan, utang, dan modal perusahaan.
3.      Data Pendukung Administrasi Keuangan
Data administratif yang digunakan sebagai pendukung penyusunan dan pembuatan dokumen keuangan, yang terdiri dari data pembukuan yang merupakan bagian dan bukan bagian dari bukti pembukuan.

#2. Dokumen Lainnya
Dokumen lainnya terdiri atas data yang memiliki nilai guna bagi perusahaan meskipun tidak terkait langsung dengan dokumen keuangan, misal :
·         Perjanjian atau kontrak
·         Surat kuasa
·         Memo perintah pembayaran
·         Berita acara serah terima barang

Pada kesempatan ini, kami akan membahas tentang langkah-langkah membuat laporan keuangan. Langkah-langkah dalam menyusun laporan keuangan :

1.      Menyusun Neraca Saldo
      Neraca saldo adalah suatu daftar rekening-rekening buku besar dengan saldo debet atau kredit. Penyusunan ini dilakukan kalau semua jurnal sudah dibukukan ke dalam masing-masing rekeningnya di buku besar. Karena penyusunannya sebelum adanya ayat jurnal penyesuaian maka neraca ini sering disebut Neraca Saldo. Sebelum penyesuaian, informasi yang disajikan dapat digunakan untuk mengecek keseimbangan debet dan kredit dari seluruh rekening di buku besar dan merupakan tahap pertama untuk membuat jurnal penyesuaian dan neraca lajur.

2.      Mengumpulkan data yang diperlukan untuk membuat jurnal penyesuaian
     Beberapa transaksi mungkin belum tercatat dan masih tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode, sehingga data tersebut dikumpulkan untuk membuat jurnal penyesuaian.

3.      Menyusun neraca lajur (worksheet)
      Neraca lajur atau kertas kerja merupakan suatu cara yang memudahkan penyusunan laporan keuangan yang dimulai dari neraca saldo dan disesuaikan dengan data yang diperoleh dari jurnal penyesuaian. Kemudian, saldo yang sudah disesuaikan akan nampak pada kolom neraca saldo disesuaikan dan merupakan saldo-saldo yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan rugi laba.

4.      Menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan rugi laba dan laporan perubahan modal serta laporan-laporan lainnya
      Laporan-laporan tersebut dapat disusun langsung di neraca lajur, karena dalam neraca lajur sudah dipisahkan jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam neraca atau laporan rugi laba. Kemudian, kedua laporan tersebut diubah bentuknya sehingga dapat dihasilkan neraca dan laporan rugi laba yang lebih mudah dibaca dan dianalisa.

5.      Menyesuaikan dan menutup rekening-rekening
      Setelah rekening-rekening di dalam buku besar disesuaikan, maka berikutnya adalah membuat jurnal penutupan untuk menutup rekening-rekening nominal ke rekening rugi laba dan memindahkan saldo rugi laba ke rekening laba tidak dibagi. Setelah itu, informasi pada jurnal tersebut dibukukan ke buku besar sesuai dengan rekening-rekening yang bersangkutan.

6.      Menyusun Neraca Saldo setelah Penutupan
      Untuk mengecek keseimbangan debet dan kredit rekening-rekening yang masih terbuka, maka dibuatlah neraca saldo setelah penutupan yang isinya rekening-rekening real saja, bukan termasuk nominal yang sudah ditutup.