Rabu, 28 Desember 2016

Hasil Akhir Pembuatan E-Commerce



     Dari pengenalan pembuatan e-commerce, input barang barang yang ingin dijual, sampai pemasangan kurir. ini adalah hasil akhir dari e-commerce yang kamu buat. di step terakhir ini kami memberi template untuk tampilan e-commerce kami. dan kami memasangkan kurir JNE. Diatas adalah tampilan e-commerce kami

    Dan bila kita scroll kebawah, ini adalah barang barang yang kita jual dari e-commerce offline kami jika ingin membeli, silahkan anda pilih register dan isikan data data diri mulai dari nama, alamat, pembayaran dengan apa dll, 
     setelah itu silahkan berbelanja dengan barang yang ingin anda beli klik pada barang untuk melihat barang secara detail disitu terdapat beberapa gambar dan informasi tentang barang tersebut secara detail, lalu jika ingin membeli barang tersebut, klik add to cart. barang akan di masukan ke dalam keranjang perbelanjaan anda. bila anda ingin membayar, klik tulisan checkout dan setelah itu ada tujuan alamat pengiriman, menggunakan kurir apa yang digunakan,
dan ingin melakukan pembayaran dengan apa. bila step step tersebut telah selesai, anda tinggal menekan tombol countinue dan sudah selesai anda hanya tinggal menunggu barang yang ada beli dikirimkan sesuai dengan lokasi pengiriman anda. sekian mengenai hasil akhir e-commerce yang kami buat, bila banyak kekurangan kami mohon maaf.

Minggu, 25 Desember 2016

Pengalaman Saat UTS Semester 3 Di Gunadarma


Pengalaman saat UTS semester 3 di Universitas Gunadarma:


     UTS di gunadarma itu beda deh di banding Universitas yang lain, kalo Gunadarma Pertengahan Desember itu baru UTS, sedangkan unversitas lain udah pada UAS dan juga jadwal UTS Gunadarma kan Online tuh, jadi kita harus terus cek jadwal UTS kita karna jadwal itu bisa saja berubah - ubah. Soalnya pernah tuh temen saya ada perubahan jadwal UTS, dan dia gak tau tuh kalo ada perubahan jadwal UTS. Alhasil dia gak ikut UTS dan nilainya jadi D tuh walaupun dia ikut UAS dan rajin di kelas. kan jadi sayang banget kalo gak ikut UTS karena disini bobot nilai UTS itu 70% yaa walaupun dia anak yang rajin dan pinter kalo gak ikut UTS sayang banget yaa nilainya jelek juga jadinya.
     Lalu UTS di Gunadarma itu ya enak gak enak sih, soalnya UTS di Gunadarma itu gak setiap hari UTS. Jadi ada jeda libur libur nya. gak enaknya kalo kaya begitu sih UTS nya jadi lama banget selesainya, Dan enaknya kalo UTS kaya begitu tuh di sela sela UTS kita bisa main dulu dan kalau besok nya UTS baru hari sebelumnya kita belajar wkwkwk :D.
    Oh ya, Kalo yang namanya Ujian itu biasakan jangan nyontek yaa, soalnya kalo kita nyontek dan ketauan pengawas ujian, bisa bisa nama kita di tulis tuh di berita acara nya pengawas dan bila nama kita di tulis di berita acara tersebut, tidak ada toleransi lagi nilai kita langsung diberikan E dan harus mengulang kelas lagi. kan sayang banget tuh cuma gara gara menyontek, perjuangan kita masuk pelajaran mata kuliah tersebut sia sia dan mendapatkan nilai E. makanya mending kita persiapkan terlebih dahulu ya belajarnya.
    Di UTS semester 3 ini sih saya mendapatkan salah satu pengawas ujian yang baik dan selalu memberikan kita motivasi. pada saat masuk kelas dan memulai ujian, dia memimpin doa agar kita semua di berikan kelancaran saat mengerjakan ujian. Lalu dia menyuruh kita untuk mengeluarkan Kartu Rencana Studi (KRS) dan diperiksa olehnya. Setelah diperiksa, ia selalu menyuruh KRS tersebut untuk di masukan ke dalam tas kembali karena bila KRS itu hilang, ngurusnya juga ribet. dan disaat kita mulai mengerjakan ujian, peengawas tersebut selalu memberikan motivasi kepada kita semua dan terkadang pun ia juga curhat kepada kita. ia juga tidak mau bila ada mahasiswa yang mau ujian menggunakan pakaian yang tidak rapi. contohnya seperti celana yang sobek sobek, dia tidak akan mengizinkan mahasiswanya mengikuti ujian. karena tidak selayaknya mahasiswa yang ingin melaksanakan ujian memakai pakaian seperti itu. lalu kita mengerjakan ujian dengan hikmat dan setelah selesai megerjaka soal, ia menyuruh memeriksa perkerjaan kita kembali dan mengumpulkan jawaban kita. selesai itu, saya bersalim dengan nya dan meninggalkan ruangan ujian.
   
     oke mungkin itu adalah sedikit dari pengalaman UTS di gunadarma saat semester 3 kemarin. kurang lebihnya saya mohon maaf dan Terimakasih :)


Rabu, 16 November 2016

Persiapan Penjualan product E-Commerce

Project web e-commerce kami kini sudah mencapai tahap memasukkan produk. Pada website kami, kami menambahkan 4 kategori, yaitu handphone, laptop, desktop, dan kamera. Dan dalam masing-masing kategori ini, kami sudah menyiapkan berbagai macam produk yang telah kami pilih untuk kami jadikan bahan penjualan kami pada website ini. Kami pun sudah memasang harga untuk masing-masing barang yang akan kami jual. Website kami juga dilengkapi fitur "Add To Cart", dimana kita dapat memilih barang yang ingin kita beli jika barang nya lebih dari satu.

Selasa, 15 November 2016

Hari Pahlawan

Hari Pahlawan Nasional

Hasil gambar untuk tulisan tentang pahlawan
Dapat merujuk pada sejumlah peringatan hari pahlawan nasional di berbagai negara. Hari Pahlawan sering diselenggarakan pada hari kelahiran pahlawan nasional maupun peringatan peristiwa yang mengantarkan mereka jadi pahlawan.
Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannyalah yang dapat menjadi bangsa besar. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya merupakan rangkaian perjuangan panjang dan heroik. Karena memerlukan pengorbanan luar biasa dari para pejuang. Baik jiwa, raga maupun harta benda dalam merebut dan mempertahankan Republik Indonesia. Peristiwa itu kita kenal sebagai Hari Pahlawan, dan diperingati setiap tahunnya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan sebagai modal sosial dalam mengimplementasikan, mendayagunakan, dan mengatasi berbagai masalah bangsa. Seperti, kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah sosial lainnya. 

Semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pahlawan/pejuang dalam pertempuran 10 November 1945 tersebut, hendaknya dapat kita hayati, menjadi inspirasi, serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan guna mewujudkan cita-cita kemerdekaan RI.

Pepatah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yag menghargai jasa para pahlawannya. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk manifestasi penghargaan pada para pahlawan dalam menghargai perjuangannya dan meneruskan cita-citanya yang luhur dan mulia. Salah satunya adalah setiap tanggal 10 November bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan. 
“Pada waktu itu perlawanan Bung Tomo di Surabaya pada 10 November 2011 memang menjadi pertimbangan penetapan Hari Pahlawan, momentumnya terjadi di Surabaya. Tapi tidak harus di Surabaya,”

Hari Pahlawan adalah salah satu upaya membangkitkan satu semangat bagi bangsa Indonesia sehingga acara puncak tidak bisa dilakukan hanya di satu tempat saja. Hal itu karena banyak peristiwa sejarah di daerah-daerah Indonesia lainnya. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk menjadikan kota Surabaya sebagai lokasi puncak peringatan Hari Pahlawan.

Semangat Kepahlawanan yang ditunjukkan para Pahlawan/Pejuang dalam pertempuran 10 November, hendaknya dapat kita hayati dan menjadi inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2011 yang mengangkat tema "Dengan Semangat Kepahlawanan Kita Bangun Karakter Bangsa", kiranya juga dapat menjadi momentum untuk terus melestarikan dan mendayagunakan sikap dan perilaku para Pahlawan Kusuma Bangsa seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih, dengan dilandasi kesetiakawanan sosial yang tinggi yang pada dasarnya merupakan nilai budaya bangsa untuk membangun karakter bangsa berdasarkan Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, diharapkan dapat terbangun karakter bangsa yang kuat dankokoh untuk dapat dijadikan sebagai energi penggerak kemajuan bangsa, sehingga bangsa Indonesia tidak akan terombang-ambing dan kehilangan arah di tengah derasnya arus globalisasi serta dapat menghadapi segala tantangan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar.
Untuk itu marilah kita gelorakan Semangat Kepahlawanan dengan dilandasi Nilai-nilai Kesetiakawanan Sosial yang tinggi serta kita rapatkan barisan membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa bermartabat yang dapat berdiri sejajar dengan negara lain di dunia serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terus terjaga.
Oleh karena itu, marilah kita peringati Hari Pahlawan dengan khidmat dan semarak dengan lebih mengedepankan Nilai-nilai Kepahlawanan kepada masyarakat khususnya generasi muda, dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan komponen bangsa.

Sumber: http://mellyana2012.blogspot.co.id/2012/10/artikel-hari-pahlawan.html

Rabu, 26 Oktober 2016

Proses Kemajuan Merancang Suatu E-Commerce



     Pada kali ini saya akan membuat suatu laporan tentang suatu kemajuan merancang suatu offline E-Commerce dari dasar. Pada kali ini kami memakai aplikasi XAMPP sebagai suatu database server dengan mengaktifkan Apache dan MySQL. Lalu saya juga menggunakan CMS, Apakah itu CMS? CMS adalah sebuah aplikasi web atau software web yang bertujuan untuk memudahkan dalam pengelolaan seperti upload, edit, menambahkan dan lain lain. CMS dapat digunakan dalam pembuatan website bisnis, portal, galeri foto, aplikasi e-commerce (online shop), mengelola website pribadi dan lain lain. Untuk CMS yang kali ini, saya menggunakan CMS opencart. Mengapa saya menggunakan CMS opencart? karena menurut saya, opencart memiliki desain yang menarik dan simple dan di sisi lain, CMS opencart adalah penggunaan dan proses instalasi yang cukup mudah. dan sampai saat ini  saya sudah bisa masuk ke dalam opencart dan step yang akan dikerjakan selanjutnya adalah untuk menginput data data barang apa sajakah yang ingin di input sebagai barang yang akan dijual. Pada penjelasan kali ini saya rasa cukup sampai disini, karena ini adalah suatu langkah dasar dalam perancangan suatu e-commerce mulai dari awal. Baik sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Makna Kesaktian Pancasila

Mengapa Pancasila? dan Masih saktikah Pancasila?


Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945. 


Apakah Unsur-unsur yang menyusun Pancasila? 


Ketuhanan (Religiusitas)

 Nilai religius adalah nilai yang berkaitan dengan keterkaitan individu dengan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan sakral, suci, agung dan mulia. Memahami Ketuhanan sebagai pandangan hidup adalah mewujudkan masyarakat yang beketuhanan, yakni membangun masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa maupun semangat untuk mencapai ridlo Tuhan dalam setiap perbuatan baik yang dilakukannya. Dari sudut pandang etis keagamaan, negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah negara yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Dari dasar ini pula, bahwa suatu keharusan bagi masyarakat warga Indonesia menjadi masyarakat yang beriman kepada Tuhan, dan masyarakat yang beragama.



Kemanusiaan (Moralitas)

 Kemanusiaan yang adil dan beradab, adalah pembentukan suatu kesadaran tentang keteraturan, sebagai asas kehidupan, sebab setiap manusia mempunyai potensi untuk menjadi manusia sempurna, yaitu manusia yang beradab. Manusia yang maju peradabannya tentu lebih mudah menerima kebenaran dengan tulus, lebih mungkin untuk mengikuti tata cara dan pola kehidupan masyarakat yang teratur, dan mengenal hukum universal. Kesadaran inilah yang menjadi semangat membangun kehidupan masyarakat dan alam semesta untuk mencapai kebahagiaan dengan usaha gigih, serta dapat diimplementasikan dalam bentuk sikap hidup yang harmoni penuh toleransi dan damai. 



Persatuan (Kebangsaan) Indonesia


Persatuan adalah gabungan yang terdiri atas beberapa bagian, kehadiran Indonesia dan bangsanya di muka bumi ini bukan untuk bersengketa. Bangsa Indonesia hadir untuk mewujudkan kasih sayang kepada segenap suku bangsa dari Sabang sampai Marauke. Persatuan Indonesia, bukan sebuah sikap maupun pandangan dogmatik dan sempit, namun harus menjadi upaya untuk melihat diri sendiri secara lebih objektif dari dunia luar. Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk dalam proses sejarah perjuangan panjang dan terdiri dari bermacam-macam kelompok suku bangsa, namun perbedaan tersebut tidak untuk dipertentangkan tetapi justru dijadikan persatuan Indonesia. 



Permusyawaratan dan Perwakilan


Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan hidup berdampingan dengan orang lain, dalam interaksi itu biasanya terjadi kesepakatan, dan saling menghargai satu sama lain atas dasar tujuan dan kepentingan bersama. Prinsip-prinsip kerakyatan yang menjadi cita-cita utama untuk membangkitkan bangsa Indonesia, mengerahkan potensi mereka dalam dunia modern, yakni kerakyatan yang mampu mengendalikan diri, tabah menguasai diri, walau berada dalam kancah pergolakan hebat untuk menciptakan perubahan dan pembaharuan. Hikmah kebijaksanaan adalah kondisi sosial yang menampilkan rakyat berpikir dalam tahap yang lebih tinggi sebagai bangsa, dan membebaskan diri dari belenggu pemikiran berazaskan kelompok dan aliran tertentu yang sempit. 



Keadilan Sosial


Nilai keadilan adalah nilai yang menjunjung norma berdasarkan ketidak berpihakkan, keseimbangan, serta pemerataan terhadap suatu hal. Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan cita-cita bernegara dan berbangsa. Itu semua bermakna mewujudkan keadaan masyarakat yang bersatu secara organik, dimana setiap anggotanya mempunyai kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang serta belajar hidup pada kemampuan aslinya. Segala usaha diarahkan kepada potensi rakyat, memupuk perwatakan dan peningkatan kualitas rakyat, sehingga kesejahteraan tercapai secara merata. 



Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara sesungguhnya berisi:


1. Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, serta ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Persatuan Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.



Masih Saktikah Pancasila? 


 Sejarah hari Kesaktian Pancasila berawal dari adanya gerakan 30S/PKI pada tanggal 30 september 1965. Pada kejadian itu pendukung ideologi komunis (PKI) melakukan pemberontakan dan akan melakukan kudeta. Meskipun dalam peristiwa itu 6 Jenderal terbunuh, kudeta dinyatakan berhasil digagalkan dengan Gerakan 1 Oktober yang dipimpin oleh Bapak Soeharto. Karenanya, pada saat kepemimpinan bapak soeharto, tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Dulu, setiap tanggal 30 September malam film G30S/PKI selalu diputar di seluruh stasiun televisi. Namun saat ini ritual pemutaran film itu sudah tidak ada lagi. Apakah ini pertanda bahwa Pancasila tidak lagi sakti ? 

Jika melihat sejarahnya, kesaktian pancasila berawal dari berhasilnya Bangsa Indonesia menggagalkan kudeta akan pergantian pancasila sebagai ideologi bangsa. Pancasila juga berhasil mempersatukan bangsa Indonesia dari berbagai ancaman yang mengancam saat itu termasuk gerakan melawan Malaysia dengan Ganyang Malaysianya. Namun apakah hanya sebatas itu kesaktian Pancasila? 

Menurut kami, karena pancasila merupakan ideologi bangsa, maka kesaktian pancasila dapat dilihat dari seberapa mampu ideologi bangsa tersebut menghindarkan rakyat Indonesia dari berbagai krisis dan ancaman. Dengan kata lain, hal ini dapat dilihat dari seberapa banyak rakyat Indonesia yang masih mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya sehingga mereka terhindar dari krisis multidimensional. Isi butir-butir Pancasila sangat bagus jika kita amalkan. Sayangnya, pemahaman P4 dan pengamalannya semakin luntur dengan lengsernya Pak Harto. Bergantinya orde seolah-olah mengatakan bahwa apapun dari rezim pak Harto harus dihilangkan, padahal semestinya tidak. Pancasila merupakan warisan nenek moyang kita yang saya yakini dapat mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki ragam agama dan budaya yang berbeda-beda.



Sumber: http://smansa102.blogspot.co.id/p/artikel.html#!/tcmbck